David : “ Berpikir Kerja dan Bekerja Berpikir” Bagian Dari Profesionalisme
DIKBUD NEWS (Advetorial) — Meski tak masuk dalam kebijakan Work From Anyhwere (WFA) sebagaimana OPD lainnya, namun aktifitas kerja pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo tetap terlihat seperti hari biasanya. Nampak para pegawai tengah disibukkan dengan rutinitas yang selama ini menjadi tupoksi mereka. Tak heran, meski suasana ruangan tampak lengang karena belum adanya pelayanan, namun kondisi tersebut tidak menyurutkan animo pegawai untuk terus berjibaku dengan pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan oleh pimpinan.
Memang saat ini belum ada yang datang untuk kami layani. Tapi bukan berarti kami harus diam tanpa melakukan apa – apa,“ ungkap Rivaldi Masilu salah satu ASN Paruh Waktu Bidang Pembinaan Dikdas, saat diwawancarai disela – sela kesibukannya menyelesaikan pekerjaaan yang tertunda.
Bagi Ipal, sapaan akrab Rivaldi, sudah menjadi kewajiban baginya untuk bekerja dan melayani siapa saja yang membutuhkan bantuannya, khususnya warga Pendidikan itu sendiri. “Memang prosentasi kehadiran yang diharuskan oleh Pemda ini cukup besar, tapi bukan berarti kami tidak mau berkinerja. Sebab ini menjadi kewajiban kami untuk memberikan pelayanan maksimal, “timpal Dafriyanto Ahmad menambahkan. Bagi David, prinsip ‘berpikir kerja dan bekerja berpikir’ menjadi salah satu kunci dan tolak ukur baginya untuk tercipta profesionalisme sebagai pelayan masyarakat.
Tim Humas.
Berita Terkait
27 April 2026
Menembus Keterbatasan: Manifesto Baru Pe...
19 Maret 2026
Fajar Kemenangan di Bumi Boalemo: Harmon...
04 Februari 2026
Dikbud Boalemo dan PT. Telkomsel, Teken...
28 Januari 2026
Belum Seminggu Dilantik, Kadis Dikbud Bo...
21 Januari 2026