DIKBUD BOALEMO
Belum Seminggu Dilantik, Kadis Dikbud Boalemo Langsung "Tancap Gas"
28 Januari 2026 By Arief Monoarfa
Bagikan:
Belum Seminggu Dilantik, Kadis Dikbud Boalemo Langsung "Tancap Gas"

DIKBUD NEWS (Advetorial)—Belum seminggu dilantik menjadi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo Definitif, Ahman Sarman, S.Pd, M.Pd telah melakukan sejumlah terobosan serius berkaitan dengan peningkatan mutu Pendidikan pada OPD yang dipimpinnya, alias tancap gas. Sebut saja, Rapat Berkala yang diagendakan setiap bulannya dengan seluruh pimpinan satuan Pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, SD,SMP dan Pendidikan Kesetaraan se kabupaten Boalemo. Hal ini disamping sebagai upaya untuk menampung aspirasi ditingkat bawah, juga memperkuat silaturrahmi melalui pertemuan yang dikemas dengan tema “Bertemu Raga dan Bertemu Rasa”.

Pada momen tersebut, semua pejabat dilingkungan Dikbud, didaulat memaparkan program kerjanya, hingga memberi ruang kepada pimpinan satuan Pendidikan untuk menyampaikan saran, masukan, dan bahkan kritikan yang tentunya bertujuan untuk kemajuan Pendidikan didaerah ini. “ Pokoknya sampaikan saja unek – unek bapak/ibu, sepanjang itu untuk kemajuan Pendidikan kita. Dan semoga pelan – pelan akan kita carikan solusi bersama terhadap penyelesaiannya, “ ungkap Kandidat Doktor disela – sela pertemuan yang berlangsung di Aula Dinas Dikbud (Rabu, 28 Januari 2025), kemarin.

Menurut Ahman, pihaknya tak mau sesumbar dengan mengatakan mampu menyelesaikan setiap problem yang terjadi baik diinternal Dikbud sendiri maupun pada satuan pendidikan, namun setidaknya perlahan dirinya berjanji untuk melakukan pembenahan pada beberapa aspek yang bersentuhan langsung dengan program dan visi misi Pemerintah Daerah saat ini. Tak puas bertatap muka langsung dengan Kepala Satuan Pendidikan, hari ini ditempat yang sama, Ahman Kembali mengagendakan kegiatan serupa, dengan mengumpulkan seluruh pejabat dan staf dilingkungan Dikbud untuk membahas sejumlah program yang akan dilaksanakan kedepannya. Tak terkecuali, semua kepala bidang teknis Kembali diminta memaparkan rencana kegiatannya.

Mulai dari Kabid Pembinaan GTK, Aswad, M.Pd yang memaparkan program berkaitan dengan regulasi terkait masa periodisasi kepala sekolah, hingga rencana rekrutmen pengawas sekolah. Sementara itu, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Sari Laima, S.Sos memaparkan program terkait pengurangan Angka Tidak Sekolah ( ATS ), termasuk rencana dirinya membuat program keterampilan khusus yang dinilainya bisa menambah pundi – pundi rupiah khususnya bagi warga sekolah.

Paling tidak, ini menjadi rangsangan tersendiri untuk mereka kembali melakukan proses KBM. Namun, tentu ini tidak mudah, karena harus didukung oleh anggaran yang memadai,” ungkapnya. Kabid Pembinaan Dikdas, Daud Dukalang, S.Pd disela – sela kesempatan tersebut, lebih banyak menekankan terkait program Literasi, Lumerasi dan TKA, termasuk membahas 8 standar Pendidikan yang dinilainya perlu ada peningkatan pada tahun – tahun mendatang.

Kabid Kebudayaan, Rasid Manto, S.PdI yang terakhir didaulat memberikan pemaparannya, tak menampik jika bidang yang dipimpinnya meskipun tidak termasuk dalam program peningkatan SPM, namun menurutnya semua sendi – sendi kehidupan ini membutuhkan yang namanya Kebudayaan. Dan budaya tersebut tentu berkaitan erat juga dengan Adab serta adat istiadat.